![]() |
| Bunker dan Meriam Peninggalan Jepang |
Kemudian pada masa perang dunia ke II
Kota Kao di Kuasai oleh Jepang dan di jadikan Markas terbesar Jepang di
Indonesia. Dengan 42.000 Prajurit yang di tempatkan disitu. Sehingga
pada saat itu Kota Kao sering di Juluki The Litle of Tokyo atau Tokyo
kecil. namun pada saat sekutu menyerang pertahanan Jepang di Horisima
dan Nagasaki maka Jepangpun menyerah tanpa syarat sehingga memberikan
kemerdekaan kepada Indonesia. Pasca peninggalan Jepang dari Kota Kao
banyak meninggalkan benda – benda perang. Mulai dari meriam, bunker, dan
segudang alat perang yang disimpan dalam bunker.
Salah satu peninggalan Perang jepang di
Kota Kao yaitu Meriam dan Bunker yang berada di Bandara Kuabang Kao yang
juga Merupakan Bandara Jepang pada massa Perang. dari banyaknya Bunker
peninggalan Jepang di Kota Kao Bunker yang berada di Bandara inilah yang
paling besar dan jarak tembusan sampai ke Pantai Teluk Kao tersebut
sepanjang kurang lebih 1 km.
Saat ini Bandara Kao di pakai untuk penerbangan baik dalam daerah Maluku Utara, maupun keluar yaitu antara Kao – Manado.
Bagi teman – teman yang ingin melihat benda – benda peninggalan perang Jepang. Bisa saja langsung ke Kota Kao.




0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !